Apa Itu World Mobile Token (WMTX) dan Bagaimana Cara Kerjanya?
World Mobile Token (WMTX) adalah token utilitas asli yang menggerakkan jaringan telekomunikasi terdesentralisasi yang dirancang untuk memberikan konektivitas mobile terjangkau ke wilayah yang kurang terlayani dan tidak terhubung. Alih-alih mengandalkan operator telekomunikasi tradisional, World Mobile menggunakan teknologi blockchain dan infrastruktur milik komunitas untuk membangun dan mengoperasikan jaringan nirkabel, dimulai dengan pasar pedesaan dan berkembang.
WMTX berfungsi sebagai tulang punggung ekonomi ekosistem World Mobile. Token ini digunakan untuk membayar layanan jaringan seperti suara, data, dan pesan, sekaligus memberikan insentif kepada peserta yang membantu membangun dan memelihara jangkauan. Anggota komunitas dapat menyebarkan peralatan jaringan, seperti AirNodes dan EarthNodes, dan memperoleh reward WMTX karena menyediakan konektivitas, memvalidasi aktivitas jaringan, dan mendukung operasi jaringan.
Secara teknis, World Mobile beroperasi pada arsitektur blockchain-nya sendiri, yang sering disebut sebagai World Mobile Chain, dan dirancang untuk interoperabel dengan ekosistem blockchain utama. WMTX digunakan untuk staking, partisipasi governance, dan biaya transaksi dalam jaringan, menyelaraskan insentif ekonomi antara pengguna, operator node, dan pengembang. Model ini memungkinkan World Mobile untuk menskalakan infrastruktur telekomunikasi secara terdesentralisasi, transparan, dan didorong oleh komunitas.
Kapan World Mobile Token Diluncurkan?
World Mobile Token (awalnya WMT, kini direbranding sebagai WMTX) menelusuri asal-usulnya kembali ke misi awal World Mobile, sebuah proyek yang berfokus pada pembangunan jaringan telekomunikasi terdesentralisasi menggunakan blockchain dan infrastruktur ekonomi berbagi untuk menghubungkan yang tidak terhubung. Token ini awalnya diluncurkan pada blockchain
Cardano dan kemudian diperluas dan direbranding sebagai WMTX saat bermigrasi ke beberapa blockchain termasuk
Base,
Ethereum, dan
BNB Chain untuk meningkatkan aksesibilitas dan utilitas. Meskipun tanggal peluncuran awal tepatnya selaras dengan fase mainnet awal di 2021-2022, peluncuran ulang multichain token sebagai WMTX dan peluncuran ekosistem yang lebih luas mendapat momentum melalui 2024-2025 sebagai bagian dari pivot strategis menuju adopsi telekomunikasi dunia nyata dan pertumbuhan DePIN.
Para pendiri dan tim inti di balik World Mobile termasuk veteran telekomunikasi dan blockchain yang membayangkan jaringan mobile milik komunitas yang memberikan reward kepada peserta untuk membangun dan mengamankan infrastruktur. Pengembangan proyek ini ditandai dengan listing strategis dan ekspansi ekosistem, seperti ditambahkan ke roadmap exchange utama seperti Coinbase di akhir 2025.
Roadmap Jaringan World Mobile
• Peluncuran token WMT berbasis Cardano (fase awal)
• Migrasi multichain dan rebrand ke WMTX (2024-2025)
• Listing di exchange utama termasuk Binance dan rencana listing Coinbase (2025)
• Deployment World Mobile Chain dengan fitur
staking dan governance (2026)
• Ekspansi infrastruktur jaringan dengan AirNodes dan target jangkauan global (berkelanjutan)
Untuk Apa Token WMTX Digunakan?
WMTX adalah token utilitas yang menggerakkan ekosistem World Mobile. Token ini digunakan untuk membayar layanan telekomunikasi dunia nyata seperti data mobile, suara, dan pesan di jaringan World Mobile, menciptakan permintaan on-chain langsung yang terkait dengan penggunaan jaringan. WMTX juga mendukung model insentif: operator node dan peserta komunitas memperoleh WMTX karena menyebarkan infrastruktur, seperti AirNodes dan EarthNodes, memelihara jangkauan, dan mendukung operasi jaringan.
Selain pembayaran dan insentif, WMTX digunakan untuk staking dan governance dalam World Mobile Chain. Pemegang token dapat melakukan stake WMTX untuk membantu mengamankan jaringan, berpartisipasi dalam keputusan governance, dan menyelaraskan insentif jangka panjang antara pengguna, operator, dan pengembang saat jaringan telekomunikasi terdesentralisasi berkembang secara global.
Anda dapat melakukan trading WMTX di
BingX futures dengan membuka akun futures, memilih
kontrak perpetual WMTX/USDt, dan memilih leverage dan ukuran posisi yang Anda inginkan. Trading futures BingX memungkinkan Anda untuk long atau short pada WMTX, dengan chart real-time, kontrol risiko, dan opsi margin fleksibel untuk mengelola volatilitas pasar secara efisien.
Apa Itu Tokenomics World Mobile Token?
WMTX memiliki suplai maksimum tetap sebesar 2 miliar token, dengan distribusi yang terstruktur untuk menyeimbangkan kepemilikan komunitas, insentif jaringan, pertumbuhan ekosistem, dan keberlanjutan proyek jangka panjang.
Alokasi Token WMTX
• Private Sale – 2,5%: Dilakukan di Q2 2021. Token dikunci selama sembilan bulan pertama setelah public sale.
• Public Sale – 10%: Diadakan di Q2 2021 untuk peserta yang bertujuan mengamankan jaringan melalui operasi node dan staking. Token ini tidak memiliki periode lockup.
• Early Staking Rewards – 2,5%: Dicadangkan untuk memberikan insentif kepada operator node awal dan staker sebelum peluncuran mainnet.
• Advisors – 5,9%: Dialokasikan untuk penasihat yang berkontribusi keahlian legal, teknis, dan bisnis. Tunduk pada lockup 12 bulan, diikuti dengan vesting linear selama 24 bulan.
• Co-founders & Team – 19,25%: Dicadangkan untuk pendiri dan tim inti, dengan jadwal lockup dan vesting yang dirancang untuk menyelaraskan insentif jangka panjang.
• Partnerships – 7,85%: Disisihkan untuk kemitraan strategis yang mendukung adopsi, pertumbuhan infrastruktur, dan ekspansi ekosistem.
• World Mobile Community Fund – 2,0%: Digunakan sebagai grant untuk membantu komunitas yang tidak terhubung dan kurang terlayani bergabung dengan jaringan World Mobile.
• World Mobile Operations Fund – 18%: Didedikasikan untuk mendanai peluncuran dan pemeliharaan infrastruktur jaringan fisik selama periode enam tahun.
• Node Operators & Staking – 29%: Dialokasikan untuk memberikan reward kepada operator node dan token staker. Inflasi menurun seiring waktu, dengan reward tahap awal yang lebih tinggi dan target inflasi nol pada tahun ke-20.